Menurutnya, hingga saat ini, koalisi partai nasionalis-religius itu belum memiliki jagoan untuk berlaga di kontestasi akbar lima tahunan.
"Saat ini, belum ada kader dari ketiga partai yang mendapatkan dukungan besar dari publik," kata Saidiman kepada RM.id, Jumat (13/5). Baca Juga: Masinton Pasaribu Bongkar Bebet, Bibit, Bobot Capres PDIP: Jangan Harap Ganjar Masuk Kriteria
Untuk itu, dia mengusulkan elit Koalisi Indonesia Bersatu mempertimbangkan nama-nama capres potensial yang selalu muncul di ranking tiga besar lembaga survei.
"Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berpeluang ditarik Koalisi Indonesia Bersatu, bila PDIP-Gerindra mendorong Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai capres," papar Saidiman.
"Sementara partai-partai lain, bisa mengajukan Anies Baswedan," imbuhnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani mengaku tak masalah kalau Koalisi Indonesia Bersatu mengunggulkan Airlangga Hartarto sebagai capres.
Artikel Terkait
Menguak Detak Haru Pemakaman Vidi Aldiano: BCL Menangis Kejer, Vincent Rompies Tak Kuasa, Wajah Almarhum Tersenyum Damai
Vidi Aldiano Diam-Diam Donasi di Kitabisa: Bukti Kebaikan Hati yang Baru Terungkap
Derai Hujan dan Isak Haru: Potret Suasana Pemakaman Vidi Aldiano yang Dihadiri Deretan Artis Papan Atas
Anya Geraldine Ungkap Pesan Terakhir Vidi Aldiano yang Bikin Haru: Dia Guru Hidupku