Menurutnya, hingga saat ini, koalisi partai nasionalis-religius itu belum memiliki jagoan untuk berlaga di kontestasi akbar lima tahunan.
"Saat ini, belum ada kader dari ketiga partai yang mendapatkan dukungan besar dari publik," kata Saidiman kepada RM.id, Jumat (13/5). Baca Juga: Masinton Pasaribu Bongkar Bebet, Bibit, Bobot Capres PDIP: Jangan Harap Ganjar Masuk Kriteria
Untuk itu, dia mengusulkan elit Koalisi Indonesia Bersatu mempertimbangkan nama-nama capres potensial yang selalu muncul di ranking tiga besar lembaga survei.
"Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berpeluang ditarik Koalisi Indonesia Bersatu, bila PDIP-Gerindra mendorong Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai capres," papar Saidiman.
"Sementara partai-partai lain, bisa mengajukan Anies Baswedan," imbuhnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani mengaku tak masalah kalau Koalisi Indonesia Bersatu mengunggulkan Airlangga Hartarto sebagai capres.
Artikel Terkait
Dokter Tifa Klaim 99,9% Ijazah Jokowi Palsu, Ini 709 Dokumen yang Dituntut untuk Dibuka!
Noe Letto Jadi Tenaga Ahli DPN: Benarkah Pemerintah Pengkhianat Pancasila?
Dokter Tifa Bongkar Diskriminasi Polda Metro Jaya: Mengapa Hanya 3 dari 8 Tersangka Kasus Ijazah Jokowi yang Diperiksa?
Gibran Main Tangan di Wamena: Curang atau Cuma Bercanda? Ini Reaksi Netizen yang Bikin Heboh