"Tentu wajar. Golkar kan termasuk partai besar. PKB dan Gerindra saja ingin, ketumnya jadi capres," tegas Arsul, Jumat (13/5).
Arsul meminta, pertemuan ketiga bos parpol tidak dikaitkan dengan paslon yang diusung. Toh, pertemuan tersebut adalah awal terbentuknya pembentukan koalisi.
"Kami mengikhtiarkan koalisi ini tidak sepragmatis seperti dugaan sejumlah pihak. Langsung bcara soal siapa capres-cawapresnya," tandas anggota Komisi III DPR itu.
Pada tahap awal, ketiga partai tersebut masih membahas soal visi misi.
"Kami bicarakan titik-titik persamaan terkait visi dan misi untuk koalisi, serta pemerintahan pasca-2024. Visi umumnya masih meneruskan visi pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin saat ini," tutur Arsul.
Sumber: rm.id
Artikel Terkait
Bocil Block Blast Viral: Bahaya Tersembunyi di Balik Link yang Bikin Penasaran
Dokter Tifa Klaim 99,9% Ijazah Jokowi Palsu, Ini 709 Dokumen yang Dituntut untuk Dibuka!
Noe Letto Jadi Tenaga Ahli DPN: Benarkah Pemerintah Pengkhianat Pancasila?
Dokter Tifa Bongkar Diskriminasi Polda Metro Jaya: Mengapa Hanya 3 dari 8 Tersangka Kasus Ijazah Jokowi yang Diperiksa?