"Apalagi ada kekhawatiran Jokowi apabila ia tidak terpilih ada beberapa programnya tidak akan dilanjutkan, seperti IKN," kata Fernando Emas kepada Polhukam.id.
Sementara itu, terkait fluktuasi hubungan Jokowi dengan Megawati maupun dengan PDI Perjuangan adalah hal yang biasa, dan itu merupakan bagian dari dinamika politik.
Pada akhirnya kemungkinan Megawati dan Jokowi akan satu irama dalam menentukan capres yang akan diusung oleh PDI Perjuangan.
"Saya melihat, sampai saat ini ada beberapa partai politik yang dibawah kendali Jokowi seperti Golkar, PKB, PAN dan PPP," terangnya.
"Tentunya kasus hukum yang pernah menyentuh Airlangga Hartanto, Muhaimin Iskandar dan Zulkifli Hasan masih terus membayangi mereka sehingga membuat mereka tidak leluasa menentukan pilihan politiknya," jelasnya.
Artikel Terkait
Bareskrim Gerebek Markas Judol Internasional: 320 WNA Diringkus, Bos Masih Buron!
Wakil Ketua DPR Kritik Keras TNI Bubarkan Nobar Film Pesta Babi: Ini Pembungkaman Kebebasan Berekspresi!
Harga BBM Pertamina 11 Mei 2026: Daftar Terbaru Pertalite, Pertamax, Solar - Ada yang Naik Gila-gilaan!
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia