"Apalagi ada kekhawatiran Jokowi apabila ia tidak terpilih ada beberapa programnya tidak akan dilanjutkan, seperti IKN," kata Fernando Emas kepada Polhukam.id.
Sementara itu, terkait fluktuasi hubungan Jokowi dengan Megawati maupun dengan PDI Perjuangan adalah hal yang biasa, dan itu merupakan bagian dari dinamika politik.
Pada akhirnya kemungkinan Megawati dan Jokowi akan satu irama dalam menentukan capres yang akan diusung oleh PDI Perjuangan.
"Saya melihat, sampai saat ini ada beberapa partai politik yang dibawah kendali Jokowi seperti Golkar, PKB, PAN dan PPP," terangnya.
"Tentunya kasus hukum yang pernah menyentuh Airlangga Hartanto, Muhaimin Iskandar dan Zulkifli Hasan masih terus membayangi mereka sehingga membuat mereka tidak leluasa menentukan pilihan politiknya," jelasnya.
Artikel Terkait
Toyota New Veloz Hybrid EV Resmi di Surabaya: Harga Mulai Rp 303 Juta, Ini Spesifikasi dan Keunggulannya!
Noel Bongkar Modus Jebak Pejabat: Purbaya Tinggal Sejengkal Lagi Masuk KPK!
17 Hari Tanpa Makan: Eksperimen Puasa Air Ekstrem & Perubahan Tubuh yang Mengejutkan!
DPR Bongkar Masalah Serius di Balik Program Makan Gratis: Dapur MBG Ternyata Belum Halal!