"Apalagi ada kekhawatiran Jokowi apabila ia tidak terpilih ada beberapa programnya tidak akan dilanjutkan, seperti IKN," kata Fernando Emas kepada Polhukam.id.
Sementara itu, terkait fluktuasi hubungan Jokowi dengan Megawati maupun dengan PDI Perjuangan adalah hal yang biasa, dan itu merupakan bagian dari dinamika politik.
Pada akhirnya kemungkinan Megawati dan Jokowi akan satu irama dalam menentukan capres yang akan diusung oleh PDI Perjuangan.
"Saya melihat, sampai saat ini ada beberapa partai politik yang dibawah kendali Jokowi seperti Golkar, PKB, PAN dan PPP," terangnya.
"Tentunya kasus hukum yang pernah menyentuh Airlangga Hartanto, Muhaimin Iskandar dan Zulkifli Hasan masih terus membayangi mereka sehingga membuat mereka tidak leluasa menentukan pilihan politiknya," jelasnya.
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras