"Apalagi ada kekhawatiran Jokowi apabila ia tidak terpilih ada beberapa programnya tidak akan dilanjutkan, seperti IKN," kata Fernando Emas kepada Polhukam.id.
Sementara itu, terkait fluktuasi hubungan Jokowi dengan Megawati maupun dengan PDI Perjuangan adalah hal yang biasa, dan itu merupakan bagian dari dinamika politik.
Pada akhirnya kemungkinan Megawati dan Jokowi akan satu irama dalam menentukan capres yang akan diusung oleh PDI Perjuangan.
"Saya melihat, sampai saat ini ada beberapa partai politik yang dibawah kendali Jokowi seperti Golkar, PKB, PAN dan PPP," terangnya.
"Tentunya kasus hukum yang pernah menyentuh Airlangga Hartanto, Muhaimin Iskandar dan Zulkifli Hasan masih terus membayangi mereka sehingga membuat mereka tidak leluasa menentukan pilihan politiknya," jelasnya.
Artikel Terkait
Viral! Alas Seprei Bunga di Video KKN Lombok Timur 13 Menit, Ini Fakta yang Terungkap
BPJPH Buka Suara: Daging Babi & Alkohol Boleh Dijual, Asal Patuhi Aturan Ini!
Toyota New Veloz Hybrid EV Resmi di Surabaya: Harga Mulai Rp 303 Juta, Ini Spesifikasi dan Keunggulannya!
Noel Bongkar Modus Jebak Pejabat: Purbaya Tinggal Sejengkal Lagi Masuk KPK!