“Pokoknya ga usah kuliah, pesan saja ijazah S1 di Pasar Pramuka sampai S goger pun ada,” cuit Udin Albatawi.
Mijik Yun mengomentari, “Karena 10 tahun dipimpin pendidikan nggak jelas, banyak penipuan, pembohongan, dan didukung oleh ternak bazer penjilat. Karena sudah dikasih jabatan dan kursi empuk cuan lancar. Korupsi para ternak lancar.”
Komentar menohok dilontarkan Basuki Maryanti: “Karena pemerintah tidak butuh orang pintar dan jujur.”
Bahkan, aktivis senior Muhammad Said Didu pernah melontarkan kritik tajam Presiden ke-7 RI Jokowi soal polemik ijazah dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yang dicurigai palsu.
“Sudah lebih 10 tahun Bangsa Indonesia diacak-acak oleh SATU KELUARGA dari Solo dengan modal BERBOHONG,” kata Said Didu dikutip dari akun media X pribadinya.
Unggahan mantan Sekretaris Kementerian BUMN ini ramai direspons warganet.
“10 th lbh rakyat susah krn tkg kayu ini. Subsidi2 yg bgt banyak buat rakyat, pada dicabutin. Harga2 kebutuhan yg trus2an naik alih2 mengendalikan mlh cuma dikasih dalih : efek global, el nino dst. Sementara brbg tarif/harga sprt listrik, BBM, Pajak naik terus,” kata @wansr***
“Bayangkan seandainya mereka keluarga pinokio mungkin hidung mereka sepanjang dari sabang sampai marauke …,” komentar @djum***.
Sementara itu, menurut pengamat masalah publik, Hinda Kartawidjaya, supaya konflik antara pendukung pro dan kontra Jokowi tidak berkepanjangan sebaiknya bukti-bukti ditunjukkan secara terbuka.
“Untuk menyelesaikan masalah ijazah Jokowi, mantan presiden ke 7 dan anaknya, Gibran selaku wapres sebaiknya Jokowi dan Gibran tidak bikin gaduh Republik Indonesia, saling serang antara pendukung Jokowi dan Gibran dengan yang tidak mendukung. Terbuka saja di depan anggota DPR sebagai wakil rakyat dengan menunjuk bukti-bukti ijazah asli yang dimiliki dan disaksikan oleh ahli pendidikan. Kalau memang asli, selesai masalahnya. Daripada ditutupin makin tidak karuan beritanya,” saran Hinda Kartawidjaya.
Sumber: ProgresifJaya
Artikel Terkait
Syekh Ahmad Al Misry Terungkap: Modus Beasiswa, Pelecehan di Tempat Ibadah, dan Penyalahgunaan Ayat
Mata Andrie Yunus Terancam Buta: Benarkah Hanya Dendam Pribadi Seperti Klaim TNI?
Video Viral Zahra Seafood 6 Menit 40 Detik: Fakta Mengejutkan & Bahaya Link Palsu yang Mengintai
Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau: Serpihan Ekor Ditemukan, 8 Orang Masih Dicari!