Persoalan lain yang mencuat adalah terkait pembiayaan dan utang proyek Whoosh. Agus Pambagio menanggapi pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menolak usulan pembayaran utang proyek Whoosh dibebankan pada APBN. Alasannya, proyek ini kini dikelola oleh BUMN di bawah Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.
Agus menilai, dengan penolakan ini, utang Whoosh berisiko tinggi untuk tidak terlunasi. "Enggak terbayar, terus siapa yang mau bayar?" tuturnya.
Kekhawatiran Beban Utang Whoosh dan Dampaknya pada Program Prabowo
Agus menyoroti besarnya beban utang proyek Whoosh yang mencapai Rp116 triliun dengan bunga sekitar Rp2 triliun per tahun. Menurutnya, beban ini sangat memberatkan keuangan negara.
Kekhawatiran terbesar adalah beban ini berpotensi mengganggu anggaran program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih.
Sebagai solusi, Agus menyarankan agar Menteri Keuangan segera berkoordinasi dengan Danantara dan Komisi XI DPR untuk mencari jalan keluar terbaik terkait masalah pembiayaan proyek Whoosh ini.
Sumber: wartakota.tribunnews.com
Artikel Terkait
Syekh Ahmad Al Misry Terungkap: Modus Beasiswa, Pelecehan di Tempat Ibadah, dan Penyalahgunaan Ayat
Mata Andrie Yunus Terancam Buta: Benarkah Hanya Dendam Pribadi Seperti Klaim TNI?
Video Viral Zahra Seafood 6 Menit 40 Detik: Fakta Mengejutkan & Bahaya Link Palsu yang Mengintai
Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau: Serpihan Ekor Ditemukan, 8 Orang Masih Dicari!