Sekretaris Majelis Syuro Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Maarif dalam orasinya dari atas mobil komando menyerukan agar bendera India tidak boleh berkibar di Tanah Air. Kepada massa aksi, Slamet meminta agar menurunkan bendera India apabila masih berkibar di muka publik.
"Kalau lihat bendera India turunin, daripada kami yang turunin. Setuju bendera India enggak boleh berkibar di indonesia?" ucap Slamet.
"Setuju," sahut massa aksi.
Kepada pihak Kedutaan besar, Slamet menegaskan bahwa warga India bisa tinggal dengan aman di Indonesia. Untuk itu, dia meminta agar umat muslim juga diperlakukan hal sama di India.
"Duhai Dubes India, wargamu di sini aman, bisa usaha, bisa bikin film. Tolong perlakukan warga kami di sana dengan perlakukan yang sama," tegas dia.
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras