"Kecurigaan muncul saat adik saya menanyakan alamat korban, ternyata mereka tercatat dalam KK yang sama," jelas TW, kerabat lain. Keluarga mempertanyakan mengapa polisi yang mengaku sebagai "saudara" ini tidak hadir saat jenazah hendak diautopsi.
Siapa AKBP B?
Komunitas alumni Untag Semarang mengungkap identitas AKBP B sebagai perwira menengah yang menjabat sebagai Kasubdit Pengendalian Massa (Dalmas) di Ditsamapta Polda Jawa Tengah. Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, membenarkan hal ini.
Jansen Henry Kurniawan, Ketua Alumni Untag, menyebut korban pernah bercerita tentang kedekatannya dengan polisi tersebut. "Korban bilang ‘ibu punya teman polisi, dia kasubdit pengendalian masa’," ujarnya.
Tuntutan Transparansi dan Proses Hukum
Para alumni mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini secara transparan dan tidak melindungi oknum tertentu. Polda Jateng menyatakan akan memantau proses penyelidikan yang dilakukan Polrestabes Semarang.
Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena, mengonfirmasi bahwa keterangan AKBP B telah diambil. Untuk memastikan penyebab kematian, autopsi (bedah mayat) telah dilakukan terhadap jenazah korban.
Kasus kematian Dwinanda Linchia Levi ini terus berkembang, dengan publik menunggu kejelasan hasil autopsi dan penyelidikan yang independen dan transparan dari aparat penegak hukum.
Artikel Terkait
Tantangan Logistik 2026: Solusi Fleet Management Ini Bisa Hemat Biaya Hingga 25%!
Rahasia Pahala Luar Biasa Shalat Tarawih Malam 1-30: Dari Bayi Suci hingga Setara 1000 Haji!
Roy Suryo Buka Bukaan Kaus Raja Jawa di Sidang Ijazah Jokowi, Ada Apa?
Tembok Ratapan Solo: Fakta Viral di Balik Rumah Jokowi yang Jadi Magnet Gen Z