Peran krusial lainnya adalah memperkenalkan konglomerat Liem Soe Liong kepada Soeharto, yang kemudian menjadi hubungan bisnis dan persahabatan yang sangat kuat.
Menteri Urusan Mistis dan Penasihat Spiritual Soeharto
Penampilan Soedjono yang gondrong dan eksentrik mencerminkan sisi lain dirinya. Ia sering dikaitkan dengan dunia mistis, hingga dijuluki "Menteri Urusan Mistis". Jurnalis asing melaporkan kebiasaannya menerima tamu dengan kaki telanjang di ruangan remang-remang bercahaya lilin.
Kedekatan spiritualnya dengan Soeharto berawal dari hubungan mereka sebagai murid Romo Diyat (Soediyat Prawirokoesomo). Sang guru spiritual konon pernah meminta Soedjono menjaga Soeharto karena ia akan menjadi "orang besar". Meski Soeharto membantah bahwa Soedjono adalah gurunya, pengaruh sang jenderal dalam hal kebatinan diakui sangat kuat.
Pendiri CSIS dan Akhir Hidup
Di balik kesan mistis dan bisnis, Soedjono juga memiliki visi strategis. Bersama Ali Moertopo, ia adalah salah satu penggagas berdirinya Centre for Strategic and International Studies (CSIS), lembaga pemikir ternama di Indonesia.
Soedjono Hoemardani wafat pada 12 Maret 1986 dan dimakamkan dengan upacara militer yang dihadiri langsung oleh Soeharto dan Ibu Tien. Menariknya, tidak satu pun keluarganya yang masuk ke dalam pemerintahan Orde Baru, kecuali menantunya, mantan Gubernur Jakarta Fauzi Bowo.
Soedjono Hoemardani mungkin bukan nama yang paling terkenal, namun perannya dalam membentuk kebijakan ekonomi dan latar spiritual kekuasaan Soeharto membuktikan bahwa pengaruhnya sangat nyata, meski sering tak kasat mata.
Artikel Terkait
Atalia Praratya Buka Suara: Ini Alasan Isu Lisa Mariana & Aura Kasih Tak Masuk Gugatan Cerai Ridwan Kamil
Partai Demokrat Buka Suara: Roy Suryo Bukan Kader, SBY Dituding Dalang Ijazah Jokowi?
Insanul Fahmi Buka Bukti Nikah Siri dengan Inara Rusli di Podcast Richard Lee, Ini Isinya!
Fakta Mengerikan di Balik Pembunuhan Alvaro Kiano: Motif Dendam yang Bikin Merinding!