Yang mengejutkan keluarga, AI justru ikut aktif dalam proses pencarian Alvaro. "Bapak tirinya itu juga ikut membantu mencari... nyari berdua sampai malam baru pulang," ujar Tugimin. AI juga dikenal sering mengajak Alvaro jalan-jalan, sehingga hubungan mereka terlihat baik.
"Saya itu enggak sangka, ternyata kebaikan dia itu hanya ibaratnya ya buat kedok saja," kata Tugimin yang merasa dikhianati. Ia juga mengungkapkan bahwa AI kerap berselisih dengan istrinya dan meminta bantuannya untuk menelepon sang istri.
Pengakuan Polisi dan Motif Pelaku
Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah Alam, mengonfirmasi penangkapan tersangka yang memiliki hubungan keluarga dengan korban. Meski kronologi detail belum diungkap, penangkapan ini mengindikasikan perkembangan signifikan dalam penyelidikan kasus hilangnya Alvaro yang berujung maut.
Keluarga Nyaris Jadi Korban Penipuan
Selama masa pencarian, keluarga Alvaro juga dihubungi oleh sejumlah orang yang mengaku mengetahui keberadaan bocah itu dengan meminta imbalan uang. Setelah diselidiki, ternyata itu adalah upaya penipuan yang berhasil digagalkan karena keluarga tidak mengirimkan uang.
Kasus ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga, terutama sang kakek yang merawat Alvaro sejak kecil. Publik kini menunggu kejelasan lebih lanjut dari pihak kepolisian mengenai motif dan kronologi pasti di balik tragedi ini.
Artikel Terkait
Jokowi & Prabowo Beri Sinyal Keras ke AS: Batal Kirim Bantuan 17 Triliun ke BoP?
Ruben Onsu & Betrand Pindah ke Belanda? Ini Alasan Mengejutkan & Persiapan Mereka!
KPK Patuh! MK Batasi Wewenang Hitung Kerugian Negara, Hanya BPK yang Sah?
Motor Listrik Rp56,8 Juta untuk MBG: Benarkah Efisien Atau Boros Rp4 Triliun?