Selain tanah longsor, banjir bandang juga turut melanda sejumlah wilayah di Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga. Aliran air dari hulu yang meluap menyebabkan beberapa kawasan pemukiman terendam. Akses jalan di sejumlah titik sempat terputus akibat tumpukan material lumpur dan kayu.
Pihak berwenang telah meminta warga yang tinggal di bantaran sungai untuk mengungsi sementara guna menghindari potensi banjir susulan.
Peringatan dan Imbauan untuk Masyarakat
Kepolisian setempat mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar lereng perbukitan dan aliran sungai, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Curah hujan diperkirakan masih akan tinggi dalam beberapa hari ke depan sehingga potensi pergerakan tanah dan banjir bandang masih mungkin terjadi.
Masyarakat diminta segera melapor jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah, seperti:
- Munculnya retakan baru di tanah atau dinding.
- Pohon atau tiang yang mulai miring.
- Suara gemuruh dari arah perbukitan.
Penanganan Pasca Bencana
Tim gabungan saat ini masih terus melakukan upaya pembersihan material longsor dan pendataan kerusakan. Pemerintah daerah menyatakan komitmennya untuk memastikan kebutuhan darurat warga terdampak terpenuhi, termasuk penyediaan lokasi pengungsian sementara bagi keluarga yang rumahnya berada di zona rawan bencana.
Artikel Terkait
Pembina Pramuka Cikarang Diduga Perkosa Siswi Berulang Kali, Modusnya Mengejutkan!
Geger! Pria di Gowa Diduga Rudapaksa Mertua Sendiri, Ditangkap Usai Bersembunyi di Plafon
Ko Erwin Diburu Bareskrim: Inikah Bandar Narkoba yang Biayai Mantan Kapolres Bima?
Motif Cinta Ditolak, Pelaku Bacok Mahasiswi UIN Suska Riau Terancam 12 Tahun Penjara!