Purbaya mengungkapkan, perusahaan-perusahaan ini diam-diam telah menguasai pasar dalam negeri. "Sehingga perusahaan domestik, baja yang bayar pajak sesuai aturan, terancam. Bahkan banyak yang tutup. Masa itu mau kita biarkan? Jadi ini ancaman serius ya," tuturnya.
Pembersihan Internal dan Pernyataan Kurang Ajar Perusahaan
Menkeu Purbaya menegaskan, langkah penertiban tidak hanya untuk perusahaan asing, tetapi juga akan menyasar oknum aparat internal yang terbukti kongkalikong. Ia berjanji akan memecat pegawai pajak yang terlibat.
Kesungguhan ini muncul setelah Purbaya mendengar pengakuan mengejutkan dari perusahaan China tersebut. Mereka mengaku sengaja memilih jalur pembayaran pajak ilegal karena dinilai lebih murah daripada membayar secara sah.
"...perusahaan Chinanya bilang 'Indonesia enggak akan berubah, lebih baik saya bayar di belakang akan lebih murah'. Itu kan pernyataan yang kurang ajar. Biar aja mereka dengar nanti kita beresin," tegas Purbaya menutup pernyataannya.
Artikel Terkait
Prabowo Reshuffle Kabinet: Aktivis Buruh Eks-Narapidana Jadi Menteri Lingkungan Hidup, Ini Tugas Beratnya!
Belasan Korban Gagal Umrah Amankan Pemilik Biro di Mal Semarang, Kerugian Capai Ratusan Juta!
Momen Langka Rocky Gerung Bersalaman & Tertawa Bareng Prabowo di Pelantikan Kabinet
TOPUP.ID Solusi Top Up Mobile Legends: Proses Cepat, Aman, Tanpa Perlu Login!