Dampak terhadap Hukum dan Nilai Universal
Menurut Amnesty, keputusan ini bukan memperbaiki, tetapi justru ikut merusak sistem nilai universal dan kesetaraan antarnegara yang dibangun pasca Perang Dunia II. Organisasi ini menilai partisipasi Indonesia berisiko menggerus kredibilitas diplomasi Indonesia di mata internasional.
"Ini menegaskan standar ganda Indonesia," tegas Usman Hamid.
Desakan untuk Transparansi dan Keterlibatan Palestina
Amnesty Internasional mendesak pemerintah Indonesia untuk memberikan penjelasan terbuka mengenai alasan di balik keputusan tersebut. Mereka juga meminta Komisi I DPR RI untuk memanggil Menteri Luar Negeri guna meminta pertanggungjawaban.
Lebih lanjut, Amnesty menekankan bahwa upaya perdamaian, khususnya di Palestina, harus melibatkan rakyat Palestina. Menurut mereka, perdamaian yang dibangun dengan mengecualikan korban bukanlah perdamaian sejati dan berpotensi melanggengkan kejahatan terhadap kemanusiaan.
Artikel Terkait
Defisit APBN Maret 2026 Tembus Rp240 Triliun! Ini Penyebab Utama Kenaikan 130%
Ahmad Dhani Bongkar Bukti ABC Perselingkuhan Maia Estianty dengan Bos TV: Saya yang Ceraikan Dia!
Prajurit TNI AL Baru Dilantik Tewas di Kapal Perang, Keluarga Temukan Luka Lebam dan Darah di Selangkangan
Rupiah Anjlok ke Rp17.420! Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah, Apa yang Terjadi?