Wasekjen Demokrat Temui Jokowi di Solo, Pengamat: Tidak Mungkin Spontan
Kedatangan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) sekaligus Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Afriansyah Noor, ke kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Jawa Tengah, menjadi sorotan publik. Pertemuan ini berlangsung pada Minggu (8/2/2026) siang di rumah Jokowi di Jalan Kutai Utara.
Klaim Kunjungan Spontan Diragukan Pengamat
Afriansyah Noor menyatakan bahwa pertemuannya dengan Jokowi adalah aksi spontan atau "go show" dan tidak dilaporkan terlebih dahulu kepada Ketua Majelis Tinggi Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ia mengaku mendapat jadwal bertemu saat sedang berada di Kelurahan Sondakan, Solo.
Namun, pengamat politik Adi Prayitno meragukan klaim spontanitas tersebut. Menurutnya, mustahil pertemuan antara petinggi partai dengan mantan presiden terjadi tanpa komunikasi sebelumnya.
"Tidak ada pertemuan yang disebut secara spontanitas. Bagi saya, ini pertemuan tidak lagi dalam ruang hampa, tidak ujug-ujug dan pastinya sudah ada komunikasi," ujar Adi Prayitno dalam wawancara dengan KompasTV.
Maksud dan Tujuan Pertemuan Jokowi dengan Demokrat
Adi Prayitno meyakini ada beberapa pesan politik penting di balik pertemuan tersebut, yaitu:
- Menurunkan Tensi Politik: Meredakan persepsi publik tentang persaingan dan ketegangan antara Partai Demokrat dengan Jokowi yang kerap dihadap-hadapkan.
- Klaim Tidak Terkait Polemik Ijazah: Menegaskan bahwa Partai Demokrat tidak memiliki keterkaitan dengan isu polemik ijazah Jokowi yang beredar.
Artikel Terkait
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras
Prabowo Gebrak Meja: Kabais TNI Diganti, 4 Anggotanya Tersangka Kasus Terorisme ke Aktivis
PHK Massal PPPK Mengancam Daerah: Efek Domino Kebijakan Prabowo yang Bikin Resah