Isu Kapolri Membangkang Presiden Dinilai Opini Jahat, GPA: Polri Sedang Diserang
POLHUKAM.ID – Ketua Umum PP Gerakan Pemuda Al-Washliyah (GPA), Aminullah Siagian, mengecam keras isu yang beredar di media sosial mengenai dugaan pembangkangan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo terhadap Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, narasi ini merupakan opini jahat yang berpotensi memecah belah soliditas institusi negara.
Kritik Tajam untuk Gatot Nurmantyo dan Tokoh Lain
Aminullah menyayangkan pernyataan mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, yang dinilai menyebarkan narasi menyesatkan. Ia menegaskan bahwa tudingan Kapolri menolak penempatan di bawah kementerian khusus adalah keliru dan tidak berdasar.
“Pernyataan Gatot Nurmantyo itu bukan hanya menyesatkan, tapi berbahaya. Ia seolah membangun opisi bahwa Kapolri melawan Presiden, padahal kebijakan Presiden Prabowo sendiri secara tegas menyatakan Polri tetap berada langsung di bawah Presiden, sesuai amanat konstitusi dan UU Nomor 2 Tahun 2002,” ujar Aminullah di Jakarta, Senin (9/2/2026).
Tak hanya Gatot, Aminullah juga mengkritik sejumlah tokoh seperti Prof. Mahfud MD dan Prof. Jimly Asshiddiqie yang kerap menggulirkan wacana reformasi penempatan Polri. Ia menilai wacana ini bagian dari upaya terstruktur dan sistematis untuk melemahkan Polri sebagai institusi strategis negara.
Artikel Terkait
Hanya Dua Presiden Ini yang Disebut Punya Ideologi Kuat: Soekarno dan Prabowo, Ini Kata Analis!
Buni Yani Sindir KPK: Fokus Tangkap Bupati, Keluarga Jokowi Kebal Hukum?
Jokowi Siap Blusukan 7.000 Kecamatan Demi PSI: Haus Kekuasaan atau Strategi 2029?
Din Syamsuddin Bongkar Skenario Board of Peace Trump: Indonesia Terjebak atau Diplomasi Cerdik?