Rony Teguh & Josua Sinambela: Profil 2 Ahli Pengungkap Kejanggalan Ijazah Rismon Sianipar
POLHUKAM.ID - Kasus dugaan ijazah palsu Rismon Sianipar dari Yamaguchi University Jepang mencuat berkat analisis mendalam dari dua ahli, yaitu peneliti Rony Teguh dan pakar digital forensik Josua Sinambela. Keduanya menguraikan berbagai kejanggalan pada dokumen gelar S2 dan S3 yang diklaim Rismon.
Perbedaan Analisis Dua Ahli
Meski sama-sama menyimpulkan adanya kejanggalan, Rony Teguh dan Josua Sinambela memiliki titik sorot analisis yang berbeda.
Analisis Rony Teguh: Verifikasi ke Universitas
Rony Teguh menyatakan kejanggalan ijazah Rismon Sianipar terletak pada dua hal utama: ketiadaan data di sistem Yamaguchi University dan bahasa yang digunakan.
"Saya cek ke Yamadai, Yamaguchi Daigaku universitas di Yamaguchi. Saya tulis dalam bahasa Jepang bahwa yang bersangkutan tesis dengan master yang tertulis di CV itu tidak ada," ujar Rony dalam tayangan YouTube Analis Forensik Digital - DFTalk. Ia menyatakan keyakinannya 100 persen atas temuan ini.
Analisis Josua Sinambela: Kejanggalan Fisik Dokumen
Sementara itu, Josua Sinambela berfokus pada kejanggalan fisik dokumen. Ia menilai ijazah Rismon sangat berbeda dengan banyak ijazah asli Yamaguchi University yang pernah ditelitinya.
Artikel Terkait
Kemenag Dihujat Netizen: Rencana Dana Umat Rp1.000 Triliun Bikin Resah, Apa Motif Sebenarnya?
APBN Hanya Bertahan Beberapa Minggu? Ini Strategi Pemerintah Hadapi Ancaman Kenaikan Harga BBM
Misteri Pertemuan Dubes Iran dengan Megawati, JK, dan Jokowi Akhirnya Terungkap!
Tragedi Nurul Amin: Ditinggal di Tengah Salju Buffalo, Bagaimana Pengungsi Rohingya Ini Tewas Ditetapkan sebagai Pembunuhan?