Menanggapi gelombang komentar yang bermunculan, Karina Ranau memberikan pernyataan tegas di kolom unggahannya. Ia justru mengingatkan agar publik tidak meniru apa yang dilakukannya.
“Jangan ditiru, ya. Gak baik,” tulis Karina. Komentar ini menjadi sorotan tersendiri, di mana di tengah kritik yang berdatangan, ia seolah menyadari bahwa cara mengekspresikan rasa rindunya tersebut bukanlah sesuatu yang layak untuk dicontoh.
Alasan di Balik Aksi Sahur di Makam
Dalam keterangan videonya, Karina menjelaskan alasan di balik aksinya sahur di kuburan. Ia menyatakan bahwa hal itu dilakukannya untuk membuang rasa rindu yang mendalam kepada sang suami.
“Assalamualaikum, pih. Sahur pih. Bahagianya malam ini bisa sahur bareng papih,” ucap Karina Ranau dengan penuh haru.
Mengenang Epy Kusnandar
Epy Kusnandar meninggal dunia pada 3 Desember 2025 akibat stroke di batang otak karena penyumbatan pembuluh darah. Sejak saat itu, Karina Ranau diketahui rutin berziarah dan mengenang berbagai momen penting di makam sang suami tercinta.
Artikel Terkait
Prabowo Buka Rahasia Hubungan Indonesia-AS: Dari Dukungan Kemerdekaan hingga Bantuan Pangan yang Menyelamatkan
Triphallia: Kasus Langka Pria 79 Tahun dengan 3 Penis yang Baru Terungkap Saat Autopsi
Laporan KPF Bongkar Operasi Pembungkaman Terbesar Pasca Reformasi: Apa yang Mereka Tutupi?
Karina Ranau Sahur di Makam Epy Kusnandar, Netizen Heboh: Cinta Berlebihan atau Tulus?