Kebijakan Tarif dan Perang Trump: Dampak Global dan Biaya yang Harus Dibayar
Pada 11 Maret, pemerintahan Trump mengumumkan penyelidikan tarif terhadap lebih dari selusin mitra dagang Amerika Serikat. Dengan alasan melindungi pekerja Amerika dan persaingan adil, langkah ini justru dinilai sebagai bentuk pemaksaan terhadap dunia untuk membiayai kebijakan AS. Kebijakan ini berpotensi merusak ekonomi global dan mengancam kelangsungan hidup masyarakat biasa.
Dampak Tarif Trump pada Sekutu AS
Penyelidikan tarif kali ini juga menyasar sekutu setia AS seperti Jepang, Korea Selatan, Indonesia, dan Uni Eropa. Meski telah berkomitmen investasi besar dan pembelian miliaran dolar, negara-negara ini justru menghadapi ancaman penyelidikan Section 301. Uni Eropa mengkritik kebijakan tarif AS sebagai tidak terstruktur dan merusak stabilitas hubungan dagang.
Biaya Perang yang Membebani Ekonomi Global
Konflik militer yang diluncurkan AS bersama Israel terhadap Iran sejak 28 Februari telah menelan biaya besar. Dalam 48 jam pertama, Pentagon menghabiskan 5,6 miliar dolar AS. Jika perang berlanjut dua bulan, pembayar pajak AS bisa menanggung beban tambahan lebih dari 65 miliar dolar AS. Pengeluaran militer ini berdampak signifikan pada ekonomi global.
Artikel Terkait
Waspada! Ini Tarif BPJS Kesehatan 2025 yang Bikin Kantong Jebol & Cara Cek Iuran Terbaru
Mahfud MD Bongkar Kelemahan Hukum Laporan Makar Saiful Mujani: Ini Buktinya!
Dari Kos 3x4 ke Ruko Mewah: Kisah Teknisi iPhone yang Raup Cuan Ratusan Juta dari Servis Apple
Viral Pocong Depok Minta Tolong Buka Kain Kafan? Polisi Bongkar Fakta Hoaks yang Bikin Geger