Viral! Hima Tambang ITB Akhirnya Minta Maaf: Ini Kronologi Lengkap Video Lagu Erika yang Dituduh Melecehkan Perempuan

- Rabu, 15 April 2026 | 13:25 WIB
Viral! Hima Tambang ITB Akhirnya Minta Maaf: Ini Kronologi Lengkap Video Lagu Erika yang Dituduh Melecehkan Perempuan

Hima Tambang ITB Minta Maaf atas Video Viral Lagu 'Erika' yang Dinilai Melecehkan Perempuan

POLHUKAM.ID - Himpunan Mahasiswa (Hima) Tambang ITB secara resmi menyampaikan permohonan maaf atas viralnya video yang menampilkan sekelompok mahasiswa menyanyikan lagu dengan lirik bernada pelecehan terhadap perempuan. Mereka mengonfirmasi telah melakukan take down terhadap video tersebut dari berbagai platform media sosial.

Dalam pernyataan resmi yang dikutip dari laman ITB, Rabu (15/4/2026), Hima Tambang ITB menyatakan, Menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas beredarnya lagu yang menimbulkan keresahan publik. Kami sangat memahami dan menyadari sensitivitas isu ini dan menyampaikan keprihatinan serta empati kepada masyarakat, khususnya perempuan.

Hima Tambang ITB menjelaskan bahwa Orkes Semi Dangdut HMT-ITB (OSD) merupakan unit kegiatan yang telah berdiri sejak tahun 1970-an. Lagu kontroversial berjudul “Erika” sendiri disebutkan dibuat pada era 1980-an.

Kami menyadari bahwa merupakan sebuah kelalaian untuk tetap menampilkan lagu tersebut dengan perkembangan norma sosial dan kesusilaan di masyarakat dewasa ini. Kami dengan tegas mengakui bahwa konten dalam penampilan tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai yang seharusnya dijunjung oleh lingkungan akademik dan organisasi kemahasiswaan, tegas pernyataan mereka.

Lebih lanjut, HMT-ITB menegaskan bahwa mereka tidak membenarkan segala bentuk tindakan yang merendahkan martabat individu atau kelompok manapun. Kami telah berkoordinasi dengan para pihak terkait untuk segera menurunkan (take down) konten video dan audio dari kanal resmi HMT-ITB serta penghapusan dari akun-akun individu yang terafiliasi, termasuk video tahun 2020 yang beredar di masyarakat, jelas pernyataan tersebut.

Halaman:

Komentar