Dengan cepat, Nina menghentikan W dan memastikan bayi yang digendongnya adalah anak kandungnya sendiri. Dia pun menanyai W, suster, dan petugas rumah sakit dengan penuh emosi, kenapa bayinya bisa diberikan kepada orang asing.
Namun, alasan yang diberikan pihak rumah sakit dinilai Nina sangat tidak masuk akal. "Kalau dugaan saya, anak saya mau diculik," ujar Nina dalam podcast di kanal YouTube Denny Sumargo.
Indikasi Kuat dan Percakapan Mencurigakan
Kecurigaan Nina semakin kuat bukan hanya karena alasan rumah sakit yang lemah. Sebelum kejadian, dia sempat mendengar percakapan mencurigakan antara W dan suaminya di ruang tunggu.
"Aku lagi duduk (di ruang tunggu), dia (W) datang dan duduk. Dia dipanggil untuk konsultasi katanya, habis itu dia duduk lagi. Setelah ditanya sama saya, dia (suami W) lagi ngetik, terus bilang ke istrinya 'sudah ditransfer'," ungkap Nina. Percakapan tentang transfer uang ini semakin menguatkan kesannya bahwa ada niat jahat dalam peristiwa tersebut.
Nina meyakini, anaknya menjadi korban penculikan bayi seandainya ia terlambat datang sesaat saja. Kejadian ini menjadi peringatan keras tentang keamanan pasien, terutama bayi, di fasilitas kesehatan.
Artikel Terkait
Video Viral Zahra Seafood 6 Menit 40 Detik: Fakta Mengejutkan & Bahaya Link Palsu yang Mengintai
Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau: Serpihan Ekor Ditemukan, 8 Orang Masih Dicari!
Harga Plastik Naik 80%! Puan Maharani Usul Solusi Kuno Ini untuk Selamatkan UMKM
Viral! Tarif Kamar Rp232 Juta di Paris untuk Ulang Tahun Seskab Teddy, Prabowo Hadir