"Semoga industri banyak yang tertarik untuk menggunakan teknologi yang kita hasilkan di dalam produksi mereka," paparnya.
Sementara itu, Kepala BBPPMPV BMTI Supriyono memaknai gelaran vokasi tahun ini sebagai Vokaborasi 2022 yang diartikan sebagai proses pengembangan dan peningkatan kemampuan sumber daya manusia agar lebih berkualitas dan dapat bersaing di era 4.0.
"Tantangan saat ini bagi lembaga pendidikan untuk dapat menyiapkannya dengan lebih baik, industri sebagai bagian penting yang tidak boleh kita tinggalkan dan tidak terpisahkan dari pendidikan vokasi," jelas Supriyono.
Selain itu, Supriyono juga menilai bahwa peran industri juga sangat krusial dalam memajukan pendidikan vokasi. Keharmonisan antara pendidikan vokasi, kata Supriyono, serta industri akan menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan dan diakui.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras