Hal itu ditengarai dugaan adanya manuver dari kelompok internal partai berlambang ka'bah yang belakangan ini terlihat wara -wiri menemui sejumlah tokoh politik di luar PPP maupun di luar koalisi Indonesia bersatu (KIB).
Pengamat Politik dari Roda Institut Ahmad Rijal Ilyas mengaku sedikit heran dengan adanya manuver politik yang ada di internal PPP untuk mendeligitimasi posisi Suharso Monoarfa.
"Padahal, figur Suharso Manoarfa sebagai seorang politisi dinilai cukup ideal, kiprahnya sebagai ketua umum PPP. Bahkan, Suharso saat ini menjadi salah satu tokoh yang kemampuannya dipercaya Presiden Jokowi," kata Rijal Ilyas dalam acara diskusi, di Kawasan Senayan, Senin (27/6/2022).
Ia pun berpandangan, manuver yang tengah dilakukan segelintir kelompok kecil ini justru akan merugikan PPP, khususnya dalam upaya penjajakan politik yang tengah dilakukan menghadapi Pemilu 2024 mendatang.
"Manuver yang dilakukan oleh oknum kader yang diduga 'barisan sakit hati' terhadap Soeharso tidak terlepas dari dugaan disuport oleh kekuatan personal ataupun partai politik diluar KIB dengan tujuan besar melemahkan posisi KIB dalam kancah kontestasi Pemilu 2024," papar dia.
Artikel Terkait
Bareskrim Gerebek Markas Judol Internasional: 320 WNA Diringkus, Bos Masih Buron!
Wakil Ketua DPR Kritik Keras TNI Bubarkan Nobar Film Pesta Babi: Ini Pembungkaman Kebebasan Berekspresi!
Harga BBM Pertamina 11 Mei 2026: Daftar Terbaru Pertalite, Pertamax, Solar - Ada yang Naik Gila-gilaan!
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia