Wali Kota Tual Adam Rahayaan mengatakan capaian penanganan kawasan kumuh Kota Tual sesuai SK Kumuh Walikota Tual Tahun 2020 sebesar 105,97 hektare dan tercatat hingga 2022 seluas 39,338 hektare.
"Kami berharap terus ada pendampingan Pemerintah Pusat secara bertahap dan berkelanjutan dalam penanganan kawasan Kumuh di Kota Tual," tutur Adam Rahayaan.
Selama periode 2015-2019 Kementerian PUPR telah menangani kawasan kumuh perkotaan seluas 32.222 hektare. Pada tahun 2020, penanganan kawasan kumuh kembali diselesaikan seluas 1.686 hektare, tahun 2021 seluas 4.283 hektare, dan pada 2022 ditargetkan selesai 1.147 hektare, sehingga secara nasional sejak 2015-2022 akan diselesaikan penataan kawasan kumuh seluas 39.338 hektare.
Sumber: jpnn.com
Artikel Terkait
Krisis Kepercayaan Mengancam Prabowo-Gibran: Analisis Politik Ekonomi yang Bikin Penasaran
200 Ribu Buruh Siap Serbu Monas! 4.000 Bus Bergerak ke Jakarta untuk May Day 2026
Anggota TNI AL Gebrak Ambulans di Surabaya, Begini Kronologi Lengkapnya!
Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat Rp27,5 M Tembus Rp700 Ribu per Pasang: Publik Minta Transparansi!