Pasien yang mengonsumsi ganja medis, menurutnya harus benar-benar diawasi oleh dokter karena dosisnya tidak boleh berlebihan yang justru akan merusak tubuhnya karena pada dasarnya merokok ganja sama dengan merokok tembakau, merusak paru-paru dan penyakit lain.
Terkait Ibu Santi Warastuti yang viral mencari ganja medis atau minyak CBD (Cannabidiol) untuk putrinya, Pika (14) yang mengidap penyakit cerebral palsy atau lumpuh otak, Zubairi menyarankan Santi bertemu dengan para ahli agar bisa menimbang berbagai pengobatan.
"Studi penggunaan THC dan CBD pada cerebral palsy memang ada. Namun tingkat manfaatnya masih rendah. Sebab itu, saya usulkan, ada bahasan khusus untuk menolong buah hati dari Ibu Santi Warastuti oleh para ahli terkait," tutur Zubairi.
Sumber: suara.com
Artikel Terkait
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M
Brigpol Arya Gugur Ditembak Saat Cegah Curanmor! Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Mencekam
Jakmania Wajib Baca! Alumni MBFA Bongkar Fakta di Balik Nasib Persija yang Kian Terpinggirkan