Dimana tiga terbanyak yang dipilih dari pemilu tersebut, otomatis menjadi calon presiden yang akan maju dalam Pilpres.
"Maka 3 calon itu boleh diklaim berdasarkan suara rakyat, kalau hanya di klaim kelompok pendukung, itu gak bisa mewakili suara rakyat Indonesia," imbuhnya.
Bila ukuran suara rakyat berdasarkan deklarasi, Teddy menyebutkan dirinya dapat membayar beberapa orang di setiap daerah untuk deklarasi Teddy Gusnaidi For President.
"Saya klaim atas nama rakyat, maka otomatis saya resmi jadi Capres 2024," katanya.
"Ini pembodohan, suarakan saja kelebihan bakal calon kalian. Dengan klaim suara rakyat, itu menandakan bahwa bakal calon kalian tidak mempunyai prestasi apa-apa," imbuhnya.
Sumber: m.jpnn.com
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!