"Luar biasa, kegiatan ini sangat sukses. Saya kagum, dan memberi apresiasi atas kerja-kerja Kepala BP2MI. Pak Benny memang punya spirit luar biasa dalam berpidato, beliau juga bekerja revolusioner. Ini menjadi perhatian kami Komisi IX DPR RI. Tak bisa diingkari bahwa mengurus PMI, melakukan pengawasan juga tugas kami. Kami selalu memberi dukungan untuk BP2MI," tutur Melky, yang juga Anggota Fraksi Golkar DPR RI ini.
Legislator Dapil Nusa Tenggara Timur II ini menyebut dalam situasi serba terbatas, BP2MI mampu eksis menyukseskan ragam kegiatannya. Itu sebabnya, Melky menyampaikan komitmennya untuk siap berjuang bersama BP2MI untuk penambahan anggaran.
"Inovasi dan kerja keras ditunjukkan BP2MI. Saya terkadang ada rasa tidak enak sama Pak Benny. Bagaimana tidak, Lembaga sebesar BP2MI yang hanya mendapatkan anggaran Rp300-an miliar. Sangat kecil. Namun, kegiatan sangat banyak, tepat sasaran. Ya, jauh dari yang diharapkan. Dengan kegiatan-kegiatan sosialisasi, literasi, dan pembebasan biaya yang dilakukan. Harusnya lebih besar anggarannya. Maka atas keterbatasan ini, kami siap memperjuangkan sehingga kedepan BP2MI harus ada penambahan anggaran," tutur Melky menutup.
Untuk diketahui kegiatan ini dihadiri Diputi, Gatot Hermawan, Direktur Dwi Anto, Direktur Yana, Direktur Devril, Direktur Mokoram, serta Kepala Biro Hukum dan Humas. Terpantau, para PMI yang akan diberangkatkan juga diberi kesempatan melalui perwakilannya untuk menyapa orangtua mereka melalui layanan zoom meeting secara virtual. Kegiatan pelepasan PMI juga dihadiri Kepala-Kepala UPT BP2MI seluruh Indonesia. Baik secara Luring maupun Daring.
Sumber: jpnn.com
Artikel Terkait
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M
Brigpol Arya Gugur Ditembak Saat Cegah Curanmor! Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Mencekam
Jakmania Wajib Baca! Alumni MBFA Bongkar Fakta di Balik Nasib Persija yang Kian Terpinggirkan