Wamenkeu menceritakan pengalaman tahun lalu ketika Pemerintah melakukan empat kali refocusing anggaran yang merupakan upaya reprioritisasi anggaran. Harapannya, tahun ini K/L juga melakukan penajaman anggaran dengan fokus kepada program prioritas.
"Rumuskan di setiap bagian yang Ibu Bapak bina dan awasi mana yang prioritas, mana yang bisa kita pertajam terus. Setiap K/L pasti semuanya prioritas, tapi pasti ada yang bisa kita pertajam. Mohon Ibu Bapak terus mengawasi anggaran tersebut," ujar Wamenkeu.
Sebagai penutup, Wamenkeu menegaskan bahwa fleksibilitas dan efisiensi anggaran di setiap K/L diperlukan dalam situasi yang penuh ketidakpastian akibat pandemi dan tantangan geopolitik.
"Di sinilah peran Ibu Bapak sekalian kalau kita lihat orkestrasinya secara keseluruhan. Ibu Bapak menjaga Kementerian Lembaga supaya tetap efisien dengan sistem perencanaan dan penganggaran yang baik," kata Wamenkeu.
Sumber: jpnn.com
Artikel Terkait
Defisit APBN Maret 2026 Tembus Rp240 Triliun! Ini Penyebab Utama Kenaikan 130%
Ahmad Dhani Bongkar Bukti ABC Perselingkuhan Maia Estianty dengan Bos TV: Saya yang Ceraikan Dia!
Prajurit TNI AL Baru Dilantik Tewas di Kapal Perang, Keluarga Temukan Luka Lebam dan Darah di Selangkangan
Rupiah Anjlok ke Rp17.420! Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah, Apa yang Terjadi?