Wamenkeu menceritakan pengalaman tahun lalu ketika Pemerintah melakukan empat kali refocusing anggaran yang merupakan upaya reprioritisasi anggaran. Harapannya, tahun ini K/L juga melakukan penajaman anggaran dengan fokus kepada program prioritas.
"Rumuskan di setiap bagian yang Ibu Bapak bina dan awasi mana yang prioritas, mana yang bisa kita pertajam terus. Setiap K/L pasti semuanya prioritas, tapi pasti ada yang bisa kita pertajam. Mohon Ibu Bapak terus mengawasi anggaran tersebut," ujar Wamenkeu.
Sebagai penutup, Wamenkeu menegaskan bahwa fleksibilitas dan efisiensi anggaran di setiap K/L diperlukan dalam situasi yang penuh ketidakpastian akibat pandemi dan tantangan geopolitik.
"Di sinilah peran Ibu Bapak sekalian kalau kita lihat orkestrasinya secara keseluruhan. Ibu Bapak menjaga Kementerian Lembaga supaya tetap efisien dengan sistem perencanaan dan penganggaran yang baik," kata Wamenkeu.
Sumber: jpnn.com
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!