Tidak lepas dari tantangan yang dihadapi, dalam mewujudkannya perlu ada niat baik serta keikhlasan dalam menjalankan transformasi budaya yang dilakukan secara rutin dan terus-menerus.
"Membangun transformasi budaya harus diniatkan ikhlas dari hati, kemudian dijalankan secara intens dan berkelanjutan. Nawaithu yang lurus dan kuat menjadi prasyarat mutlak agar nilai dasar AKHLAK ini menyatu antara pikiran, nurani, dan perilaku," jelasnya.
Wapres juga mengingatkan, permasalahan yang menerpa beberapa BUMN diharapkan dapat menajdi evaluasi dalam penerapan AHKLAK. "Namun, sangat disayangkan bahwa beberapa BUMN mengalami masalah, hal ini menjadi ujian sekaligus momentum refleksi bagi kita semua. Ketika BUMN bermasalah, pasti penerapan core value AKHLAK-nya masih perlu diperbaiki," ujarnya.
Sementara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir menyampaikan, penerapan core value AKHLAK terus menunjukan hasil yang baik di BUMN. Hal ini terlihat dari capaian peningkatan pendapatan BUMN yang semula hanya Rp13 triliun sekarang menjadi Rp126 triliun. Oleh karena itu, Erick mengimbau untuk terus konsisten menerapkan core value AKHLAK, hingga ke lingkup yang lebih luas lagi.
"Saya menekankan kepada seluruh BUMN agar terus konsisten menerapkan core value AKHLAK dalam melakukan pekerjaannya, dan nilai-nilai AKHLAK ini bisa juga diterapkan dalam lingkup yang lebih luas, yaitu tentu di keluarga kita dan bermasyarakat. Penerapan nilai AKHLAK ini saya yakini akan dapat senantiasa menjaga dan mempererat persatuan kita sebagai bangsa yang pada saaat ini tentu menghadapi tekanan-tekanan berat secara global," tegasnya.
Sumber: jpnn.com
Artikel Terkait
Habib Bahar bin Smith Ditahan! Ini Pasal Berat yang Menghantuinya
Rahasia Pertemuan Prabowo dengan Tokoh Kunci: Isu Polri, Gaza, dan Pemberantasan Korupsi Terbongkar!
Ancaman Pistol Ussama ke Bayi Ressa: Fakta Kelam yang Ditutupi Denada Selama 24 Tahun
Santunan Rp15 Juta Cair! Ini Rincian Bantuan Lengkap Kemensos untuk Korban Banjir Sumatra