“Karena membiarkan warga negara menjadi barbar, membolehkan melanggar norma, adab dan ajaran agama,” pungkasnya.
“Jika ada yang beralasan, kan yang dihina lembaganya, bukan orang secara personal. Kalau begitu, apakah orang boleh juga menghina agama? Organisasi? Suku, budaya dan sebagainya? Kan yang dihina bukan orang secara personal, tapi sesuatu yang berkaitan dengan orang tersebut. Saya yakin tidak akan ada yang setuju,” tuturnya.
Maka dari itu, yang namanya menyerang kehormatan atau harkat dan martabat siapapun tentu tidak dibenarkan, termasuk terhadap Presiden. Ini hal yang normal yang dibuat seolah-olah tidak normal karena punya tujuan-tujuan tertentu.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Viral! Pasangan Remaja Nikah Muda Tinggal di Rumah Kosong, Modal Hidup Cuma Rp 7.000, Netizen: Ini Realitanya!
Viral! Pasangan Remaja Nikah Muda Hidup di Rumah Kosong, Modal Terakhir Cuma Rp 7.000, Ini Kondisinya Sekarang
Viral! Pasangan Remaja Nikah Muda Tinggal di Rumah Kosong, Modal Bertahan Hanya Rp 7.000, Netizen: Ini Realitanya!
Viral! Kisah Pilu Pasangan Remaja Nikah Muda: Hidup di Rumah Kosong Hanya Bermodal Rp 7.000