"Saya heran kenapa Ustadz Abdul Somad mau berlibur berpariwisata di Singapura, apakah mau berfoto-foto dengan patung Singa? Apa mau belanja di Jalan Orchard. Katanya dia mau membantu Singapura untuk membangkitkan ekonomi padahal tetangganya dan negerinya Indonesia lebih sangat terdampak oleh pandemi. Kok bisa-bisanya mau bantu Singapura lebih dulu.
"Padahal kalau lagi penggalangan dana sih jualannya tragedi, kapal selam, kasus Gaza, Suriah, tapi herannya saat mau menghabisi duit kok malah mau berlibur ke Singapura, ini kenapa?," jelasnya.
Guntur menyayangkan, insiden penolakan itu bukannya bikin Somad berintropeksi, tapi malah menyerukan boikot Singapura.
"Ia tak mau introspeksi setelah dicekal dia pun menyerukan memboikot Singapura tuh saking kecewanya sakit hati dan malu ditolak Singapura sampai segitunya.
"Setelah dicekal nggak bisa berlibur dan belanja di Singapura sekarang mulai ngomong wakaf kepada Pesantren padahal sebelumnya juga berbusa-busa ngomong tentang sedekah dan wakaf eh malah mau liburan dan belanja ke Singapura, jangan-jangan diketawain patung singa," sindirnya.
Sumber: m.jpnn.com
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!