Merespons hal tersebut, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut dirinya telah berusaha mengingatkan terkait kondisi tersebut.
"Pertamina waktu itu kan saya sudah coba mengingatkan dan bahkan menggantikan direksinya. Tentu, mengganti bukan menjadi solusi terus-menerus," ujar Erick kepada wartawan, dikutip Kamis (19/5/2022).
Erick mengatakan, ketika kebakaran kilang tersebut terjadi, dirinya langsujg menghubungi Direksi Pertamina dan langsung menggelar rapat untuk memastikan standarisasi.
"Saya kemarin susah telepon direksi Pertamina, tadi saya juga rapat lagi untuk memastikan standarisasi yang baku. Karena kenapa, inikan vital," ujarnya.
Lanjutnya, sebagai perusahaan global, Erick menilai Pertamina harus memiliki acuan yang baik dalam menjalankan bisnis usaha.
Artikel Terkait
Turis Australia Diperkosa Satpam di Bali: Kronologi Mengerikan di Balik Kamar Mandi Klub Malam
Presiden Prabowo Beri Perintah Rahasia ke Bahlil: Ini Strategi Darurat Minyak Imbas Perang Timur Tengah
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!