AS dan Israel Kewalahan Hadapi Iran: Serangan ke Infrastruktur Kritis Global
Perang Timur Tengah yang dimulai pada 28 Februari 2026 menunjukkan kelemahan taktis Amerika Serikat dan Israel dalam menghadapi kekuatan Iran. Puncaknya adalah ketika Iran berhasil menghancurkan pusat keamanan data strategis di kawasan Teluk, sebuah pukulan telak bagi sistem digital sekutu AS.
Strategi Iran yang Tidak Terprediksi
Prof. Sulfikar Amir, pakar teknologi dari Nanyang Technological Institute, mengungkapkan bahwa strategi dan kekuatan militer Iran sangat sulit diprediksi oleh AS dan Israel. Iran merupakan salah satu dari sedikit negara non-Barat yang berani melawan supremasi militer Amerika Serikat secara langsung.
"Dalam kurun hampir dua minggu peperangan, terlihat indikasi jelas bahwa Amerika Serikat dan Israel kewalahan menghadapi kekuatan Iran yang tidak mereka prediksi sebelumnya," jelas Sulfikar dalam sebuah wawancara.
Artikel Terkait
Selat Hormuz Tetap Ramai: Blokade AS Gagal Hentikan 2.000 Kapal?
Trump Hapus Gambar AI Mirip Yesus: Klaim Dirinya Dokter atau Langgar Batas?
Mengapa USS George H.W. Bush Pilih Rute Panjang Afrika, Hindari Laut Merah?
Paus Leo XIV vs Trump: Saya Tidak Takut pada Gedung Putih - Ini Pernyataan Lengkapnya