Lebih jauh, UAS juga menyebut bahwa sikap Syamsuar yang berbeda tersebut terjadi sebelum dan setelah Pilkada.
Sentilan UAS tersebut sontak mendapatkan berbagai respons dari warganet.
"Keras," tulis Felix Siauw di kolom komentar.
"Makin kelihatan ustaz mana yang pansos ke ustaz, tetap istiqomah semangat," tambah warganet.
"Takut kehilangan jabatan," tulis warganet di kolom komentar.
"Itulah pejabat enggak barokah," timpal lainnya.
Terkait larangan masuk UAS di Singapura, Pihak Kementrian Dalam Negeri Singapura (MHA) memberikan rilis pres yang menjelaskan latar belakang penolakannya.
Salah satu alasan yang dipaparkan menyoal tentang ceramah UAS soal salib yang dinilai memuat ajaran ekstrimis, bertolak belakang dengan nilai multireligius masyarakat Singapura.
"Ia (UAS) juga pernah merendahkan agama lain, salah satunya adalah umat Kristiani dengan ceramahnya yang menyebut salib Kristiani sebagai tempat bersemayamnya 'jin kafir'," tulis rilis pernyataan MHA tersebut pada Selasa (17/5/2022).
Sumber: suara.com
Artikel Terkait
Viral! Video Guru Bahasa Inggris di TikTok Ternyata Settingan? Waspada Link Berbahaya!
Ammar Zoni Diborgol & Dipindahkan ke Nusakambangan! Ini Alasan di Balik Pengamanan Super Ketat
Vanessa Nabila Kembali Viral! Ikut Mangkunegaran Run 2026, Netizen Heboh
Guru Ngaji di Surabaya Cabuli 7 Santri, Ternyata Kecanduan Film Porno Sejak Lama