"Elektabilitas presiden sekarang melorot karena memang ini salah dan enggak boleh dibiarkan orang-orang itu," kata Fahri. Pria kelahiran Nusa Tenggara Barat (NTB) itu mengatakan, para menteri tidak usah pusing apabila ingin berkampanye. Toh, sistem kepemiluan di Indonesia sudah menentukan jadwal untuk mempromosikan diri dan partai.
"Berkampanye sendiri sudah ada jadwalnya baik itu pilpres maupun pemilu legislatif," ungkap Fahri.
Sumber: jpnn.com
Artikel Terkait
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M
Brigpol Arya Gugur Ditembak Saat Cegah Curanmor! Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Mencekam
Jakmania Wajib Baca! Alumni MBFA Bongkar Fakta di Balik Nasib Persija yang Kian Terpinggirkan
Viral! Akun X Jepang Salah Sangka, Rumah Jokowi Dikira Rumah Angker Buat Uji Nyali