Politisi Fraksi PDI Perjuangan itu meminta Kemenparekraf lebih responsif menindaklanjuti pemberitaan negatif yang berisi tindakan nakal para wisatawan asing.
Ia mengaku khawatir tindakan wisatawan asing bersifat personal bukan diorganisir yang bertujuan merusak citra pariwisata Indonesia.
"Nah ini impact-nya sangat luar biasa di tengah persaingan. Jadi saya ingin mengingatkan kita agar minimal kementerian ada statement untuk meng-counter berita-berita seperti itu,” jelas mantan Wagub Banten itu.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras