Namun diketahui, pesawat itu justru terbang ke Bandara Chabahar. Bandara itu berada di bagian paling selatan Iran.
Mengutip Radarcirebon.disway.id, Sabtu 3 Juni, dua unit pesawat milik Iran yang parkir di area rumput sekitar Bandara Kertajati meninggalkan bandara tersebut pada Selasa, 23 Mei 2023. Dua unit pesawat itu langsung terbang ke Iran.
Pada tanggal 23 Mei 2023, Presiden Joko Widodo menyambut kunjungan kenegaraan Presiden Republik Islam Iran, Seyyed Ebrahim Raisi, di Istana Kepresidenan Bogor.
Ini merupakan kunjungan pertama Presiden Sayyed Ebrahim Raisi ke Indonesia sejak menjabat sebagai presiden ke-8 Iran pada 3 Agustus 2021 lalu.
Sementara itu, PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati (Perseroda) menyebut bahwa semua dokumen pesawat tersebut sah.
Executive General Manager (EGM) Bandara Kertajati Majalengka, Nuril Huda menjelaskan, pesawat tersebut tidak seperti yang dituduhkan. Sebab, 2 unit A340-200 tersebut datang dengan dokumen yang lengkap.
"Pesawat datang dan berangkat dengan dokumen yang lengkap. Tim CIQ juga mengecek semua, FA juga terbit," kata Nuril.
Dia menambahkan, dengan persyaratan dan dokumen lengkap, tentu saja pesawat tersebut sah untuk melakukan landing maupun take off dari Indonesia.
Sumber: disway
Artikel Terkait
Hasil Pemeriksaan Bonatua Silalahi Terungkap: 27 Pertanyaan Kunci Soal Ijazah Jokowi yang Bikin Heboh
Jokowi Diperiksa Lagi Soal Ijazah Palsu: Ini Daftar 8 Tersangka & Fakta Terbaru yang Mengejutkan
Refly Harun Ditegur Keras Hakim MK Saldi Isra: Taktik atau Kelalaian dalam Sidang Roy Suryo?
Gugatan Praperadilan Richard Lee Ditolak: Apa Dampaknya Bagi Kasus Kecantikan yang Menggemparkan?