Dijelaskan juga, setiap daerah memiliki problematika masing-masing soal perbaikan jalan. Bagi dia, Lampung merupakan provinsi yang spesial, lantaran dianggap sebagai persinggahan antar pulau.
Masalah yang terjadi di Lampung, kata Arinal, adalah ketertiban para pengusaha pengguna ruas jalan, terutama yang menggunakan muatan besar.
Angkutan desa dan kabupaten di Lampung memiliki tonase yang kebanyakan tidak sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah daerah.
"Inilah yang sedang kita lakukan, bagaimana menata agar jalan itu tetap berfungsi dengan baik, pertumbuhan ekonominya meningkat, tanpa harus ada kerusakan mendasar," jelasnya.
"Kerusakan yang dialami atau dirasakan itu kan sudah hampir 20 atau 15 tahun yang lalu. Sedangkan saya baru 4 tahun menjabat," imbuhnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Surat Bunuh Diri Anak SD di NTT: Ini Bukti Nyata Kegagalan Negara Lindungi Masa Depan Anak?
Ancaman Militer AS ke Iran: Strategi Usang yang Picu Perang atau Akhir Hegemoni?
Izin SMA Siger Bandar Lampung Ditolak: Nasib Siswa dan Alasan Lengkap di Balik Penolakan Disdikbud
Prabowo Ungkap Alasan Indonesia Masuk Board of Peace: Dapat Dukungan Penuh 16 Ormas Islam, Apa Saja Syaratnya?