Saif al-Islam Gaddafi Tewas Ditembak di Zintan, Libya
POLHUKAM.ID – Saif al-Islam Gaddafi, putra mendiang pemimpin Libya Muammar Gaddafi, dilaporkan tewas dalam sebuah serangan. Media Al Arabiya melaporkan pria berusia 53 tahun itu tewas di kota Zintan, sekitar 136 kilometer barat daya Tripoli.
Menurut sumber dekat keluarga Gaddafi, empat penyerang menembaknya di taman kediamannya pada Selasa malam. Para pelaku diduga menonaktifkan kamera keamanan terlebih dahulu sebelum melakukan penembakan sekitar pukul 02.30 waktu setempat.
Abdullah Othman, mantan penasihat politik Saif al-Islam, mengonfirmasi kematiannya melalui unggahan di Facebook. Ia menyebut kejadian ini sebagai sebuah "pembunuhan".
Profil dan Perjalanan Politik Saif al-Islam Gaddafi
Saif al-Islam merupakan tokoh politik kunci pasca-runtuhnya rezim ayahnya dalam pemberontakan 2011 yang didukung NATO. Meski tidak pernah memegang jabatan resmi, ia dianggap sebagai sosok paling berpengaruh di Libya setelah ayahnya.
Berpendidikan London School of Economics dan fasih berbahasa Inggris, ia awalnya dipandang sebagai wajah reformis Libya yang ramah Barat. Ia terlibat dalam misi diplomatik sensitif, termasuk pembicaraan senjata pemusnah massal dan kompensasi untuk korban pengeboman Lockerbie.
Artikel Terkait
Ledakan di Teheran & Yerusalem: Iran Klaim Pukulan Telak ke AS-Israel, Selat Hormuz Terancam!
Gas Air Mata di Hari Raya: Serangan Israel ke Jamaah Sholat Idul Fitri di Al-Aqsa, Apa Motifnya?
F-35 AS Tertembak Iran? Fakta Mengejutkan di Balik Pendaratan Darurat yang Guncang Dunia
Serangan Rudal Israel Hancurkan Pusat Antariksa Iran: Dampak Mengerikan yang Dirahasiakan