Anehnya, hal tersebut juga membuat tak berdaya pihak dari lembaga antikorupsi. Mereka harus menyesuaikan jadwal pemeriksaan dengan kerja dari SYL.
"Lucunya, yang jadi kooperatif malah KPK-nya. Panggilan KPK harus menyesuaikan jadwal SYL," tuturnya.
Diketahui, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menghadiri Agriculture Ministers Meeting G20 di India. Hal ini membuatnya tak bisa hadir untuk memenuhi panggilan dari KPK.
Selepas dari India, Syahrul mengaku berencana melakukan kunjungan ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan Korea Selatan. Dirinya mengklaim, hal tersebut bukan karena urusan pribadi.
"Tetapi dalam rangka menjalankan tugas negara," katanya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Harga BBM Pertamina 11 Mei 2026: Daftar Terbaru Pertalite, Pertamax, Solar - Ada yang Naik Gila-gilaan!
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M
Brigpol Arya Gugur Ditembak Saat Cegah Curanmor! Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Mencekam