"Karena Syekh Panji Gumilang ini sangat kuat nasionalismenya. Akan tetapi, dengan bimbingan ruh-ruh Islami dan ajaran Pancasila," terangnya.
Selain itu, Kivlan Zen juga menuturkan, bahwa ajaran salat yang diajarkan di Ponpes Al-Zaytun Indramayu pun masih sama dengan syariat Islam.
"Jadi, Ponpes Al-Zaytun Indramayu ini tidak ada penyimpangan, bahkan jiwa kebangsaannya sangat kuat," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, gelombang massa yang menuntut supaya Ponpes Al-Zaytun Indramayu ditutup saat ini sudah mulai terjadi. Setelah melakukan aksi pada 15 Juni 2023, rencananya besok massa akan melakukan aksi unjuk rasa kembali.
Saat massa yang mengatasnamakan diri mereka Forum Indramayu Menggugat (FIM), menuntut supaya pemerintah turun tangan terhadap Ponpes Al-Zaytun Indramayu yang dinilai sesat.
Sumber: disway
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras