"Karena Syekh Panji Gumilang ini sangat kuat nasionalismenya. Akan tetapi, dengan bimbingan ruh-ruh Islami dan ajaran Pancasila," terangnya.
Selain itu, Kivlan Zen juga menuturkan, bahwa ajaran salat yang diajarkan di Ponpes Al-Zaytun Indramayu pun masih sama dengan syariat Islam.
"Jadi, Ponpes Al-Zaytun Indramayu ini tidak ada penyimpangan, bahkan jiwa kebangsaannya sangat kuat," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, gelombang massa yang menuntut supaya Ponpes Al-Zaytun Indramayu ditutup saat ini sudah mulai terjadi. Setelah melakukan aksi pada 15 Juni 2023, rencananya besok massa akan melakukan aksi unjuk rasa kembali.
Saat massa yang mengatasnamakan diri mereka Forum Indramayu Menggugat (FIM), menuntut supaya pemerintah turun tangan terhadap Ponpes Al-Zaytun Indramayu yang dinilai sesat.
Sumber: disway
Artikel Terkait
Bareskrim Gerebek Markas Judol Internasional: 320 WNA Diringkus, Bos Masih Buron!
Wakil Ketua DPR Kritik Keras TNI Bubarkan Nobar Film Pesta Babi: Ini Pembungkaman Kebebasan Berekspresi!
Harga BBM Pertamina 11 Mei 2026: Daftar Terbaru Pertalite, Pertamax, Solar - Ada yang Naik Gila-gilaan!
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia