Dia menjelaskan, lessons learned yang didapatkan saat arus mudik adalah belum optimalnya proses screening penggun jasa di luar pelabuhan yang dilakukan bersama-sama dengan para stakeholders pendukung terkait. Menurutnya, hal tersebut berdampak terhadap adanya pemudik yang belum bertiket tiba di pelabuhan.
Pada layanan arus balik Lebaran tahun ini, ASDP bersama dengan stakeholders terkait meningkatkan koordinasi dan sinergi dengan melakukan strategi. Pertama melakukan implementadi skema delaying system (screening) di lima Rest Area Jalan Tol dan tiga Rumah Makan di Jalur arteri atau nasional.
Kedua yaitu optimalisasi proses screening dengan pengguna jasa yang belum bertiket disaring dan diedukasi oleh petugas pelayanan Ferizy di delapan titik buffer zone.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Investasi Strategis PT Metro Timur Indonusa: Mengapa Startup Gagal Meski Produknya Bagus?
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!