Namun, dari segi hasil masih banyak kekurangan di dua proyek tersebut. Namun, para pendukung Anies yang kerap dijuluki sebagai ‘kadrun’ tidak mau jujur.
“Tapi hasilnya byk kekurangan, ada yg ambruk, bikin trauma, menyusahkan rakyatnya sendiri dan menjadi beban. Intinya Anies itu ga becus kerja, sayang kadrun itu ga mau jujur,” sambungnya.
Sementara itu, beberapa waktu lalu Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan modifikasi pada program pembuatan drainase vertikal atau sumur resapan untuk menanggulangi banjir.
Hal ini dilakukan karena sumur resapan yang dibuat di era eks Gubernur Anies Baswedan masih memiliki kekurangan. Hal tersebut diungkap oleh Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan (SDA Jaksel) Santo.
"Kalau tiga meter itu penyerapannya kurang. Karena tidak sampai tanah dan pasir," ujar Santo saat dikonfirmasi, Selasa (16/5/2023).
Sumber: suara
Artikel Terkait
Kabar Duka: Putri Akbar Tandjung Meninggal Dunia, Siapa Karmia Krissanty?
Ganti Wajah di Video dalam 1 Klik? Begini Caranya dengan AIFaceSwap!
Malam Takbiran vs Hari Nyepi 2026: Prajaniti Hindu Bali Resmi Keberatan, Apa Dampaknya?
Mojtaba Khamenei: Sosok Kontroversial Calon Pengganti Pemimpin Iran yang Ditakuti AS