POLHUKAM.ID - Kabar duka kembali menyelimuti misi perdamaian PBB di Lebanon. Praka Rico Pramudia, personel TNI yang tergabung dalam pasukan penjaga perdamaian PBB (UNIFIL), dikabarkan gugur pada Jumat (24/4/2026). Prajurit berusia 31 tahun tersebut meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif selama satu bulan akibat luka parah yang dideritanya.
Menurut keterangan resmi UNIFIL, Praka Rico mengalami luka kritis akibat ledakan proyektil yang menghantam pangkalan tempatnya bertugas di Adchit Al Qusayr pada malam 29 Maret lalu. Ia mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Kota Beirut.
"UNIFIL menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga, rekan-rekan Praka Pramudia, Tentara Nasional Indonesia (TNI), serta pemerintah dan rakyat Indonesia atas kehilangan yang tragis dan tak tergantikan ini," demikian bunyi pernyataan resmi misi PBB tersebut.
Dalam pernyataannya, UNIFIL kembali mendesak semua pihak yang terlibat konflik di Lebanon untuk menjunjung tinggi kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional. Mereka juga meminta agar keselamatan dan keamanan personel serta properti PBB selalu terjamin.
Artikel Terkait
Trump Sebut India dan China Lubang Neraka, Hubungan Diplomatik AS dengan Dua Adidaya Asia Anjlok
Trump Beri Perintah Tembak dan Hancurkan ke Angkatan Laut AS di Selat Hormuz – Ancaman Baru di Tengah Gencatan Senjata Iran
Trump Tegaskan Tak Akan Gunakan Nuklir Lawan Iran: Syarat Damai Abadi Terungkap
Dilempar Saus Tomat di Berlin! Aksi Tenang Reza Pahlavi Usai Konferensi Pers Justru Bikin Geger