POLHUKAM.ID - Rencana pertemuan komunitas lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LBGT) se-ASEAN di Jakarta mendapat reaksi keras di masyarakat.
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Bidang Keagamaan KH Ahmad Fahrurrozi atau disapa Gus Fahrur menanggapi terkait kabar yang menghebohkan tersebut.
Dia berharap, pertemuan komunitas LGBT itu tak jadi digelar di Jakarta karena jelas melanggar norma agama, budaya hingga aturan di Indonesia.
"Kita berharap acara LGBT tidak dilaksanakan di jakarta karena melanggar norma agama , budaya dan aturan yang berlaku di Indonesia,"kata Gus Fahrur kepada MNC Portal, Selasa (11/7/2023).
Menurutnya, tindakan tersebut jelaslah menyimpang dan dilarang oleh semua agama di Indonesia. Bahkan dalam agama Islam perilaku sodomi disebut sebagai perbuatan kotor dan keji.
"Semua agama yg dipeluk mayoritas penduduk Indonesia melarang perilaku LGBT, Islam jelas melarang dan menyebutkan sebagai perbuatan kotor dan keji,"kata dia.
Dia juga mengutip ayat dalam QS: Al-A’raf 80-81 :
Artikel Terkait
KPK Bongkar Modus Japrem: Ajudan Gubernur Riau Jadi Tersangka Baru, Fee Proyek Capai Rp7 Miliar!
DPR Pertanyakan Siaga I TNI: Persiapan Perang atau Patroli Gang Biasa?
APBN di Ujung Tanduk? Kinerja Purbaya Yudhi Sadewa Dipertanyakan, Fitch & Moodys Beri Sinyal Bahaya
Prabowo Beri Sinyal Bahaya: Ini Dampak Perang AS-Iran yang Harus Diwaspadai Indonesia