“Mengejek Islam, mencaci maki ajaran Islam, menghina ulama dan habaib jika ditelusuri ternyata keturunan PKI atau komunis. Sebab tidak akan mungkin umat Islam sejati menghina saudara seimannya,” ungkapnya.
Ulama kelahiran Asahan, Sumatera Utara, 18 Mei 1977 itu menegaskan, yang menghina Islam hanya dua kategori.
Pertama, golongan kaum musyrikin. Kedua, kalaupun beragama Islam, pastilah keturunan komunis “Hanya keturunan PKI yang membenci Islam dan itu sudah terbukti,” tegasnya.
Dia menambahkan, sejumlah kasus penghinaan terhadap Islam, setelah ditelusuri asal usul pelakunya ternyata ada keturunan PKI atau komunis.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!