“Meminta kepada Pemerintah RI, Menteri Luar Negeri sebagai negara yang berdaulat agar pro aktif menjaga warga negaranya, tak terkecuali UAS sebagai ulama dan aset bangsa,” tuturnya.
Sebagaimana diketahui UAS baru-baru ini dicekal masuk Singapura saat dirinya memboyong keluarganya untuk berlibur ke negara itu. UAS dilarang menginjakan kakinya di negara tersebut lantaran dianggap penceramah yang menyebarkan radikalisme dan tukang pecah belah masyarakat.
Otoritas Singapura juga menyoal sejumlah materi ceramah UAS yang dianggap berbahaya seperti ceramah soal bom bunuh diri Afganistan serta ceramah yang menyebut salib adalah tempat jin bersemayam. Penolakan terhadap UAS itu memicu kemarahan loyalis UAS.
Mundur beberapa tahun ke belakang UAS sebelumnya juga sempat di tolak masuk di beberapa negara dengan alasan yang sama, UAS sempat ditolak masuk ke Tiongkok, Timor Leste serta beberapa negara lain.
Sumber: populis.id
Artikel Terkait
Harga BBM Pertamina 11 Mei 2026: Daftar Terbaru Pertalite, Pertamax, Solar - Ada yang Naik Gila-gilaan!
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M
Brigpol Arya Gugur Ditembak Saat Cegah Curanmor! Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Mencekam