Adapun di level masyarakat, berbagai cara untuk meningkatkan kesadaran atas apa yang terjadi pada konflik tersebut dilakukan. Salah satunya dengan memboikot barang dan jasa dari perusahaan yang terafiliasi dengan Israel atau membantu mereka. Namun, JK menilai hal tersebut tak bakal mempan.
"Boikot tidak mempan, apa sih yang diboikot [dari] Israel? Barangnya juga tidak ada yang masuk, masuk itu dari negara lain," katanya.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menekankan pentingnya agar kekerasan dihentikan khususnya kepada masyarakat sipil.
Menurutnya, penghentian kekerasan penting untuk dilakukan agar pengiriman bantuan maupun proses evakuasi bisa terwujud. Persiapan terkait dengan butuhan itu, terang Retno, bahkan memiliki tantangannya tersendiri.
"Sekali lagi perjuangan kita tidak akan berhenti, jalannya masih sangat panjang, tapi kita akan berusaha semaksimal mungkin. Jadi saya kira itu, sikap pemerintah sudah jelas," kata Retno pada kesempatan yang sama.
Sumber: bisnis
Artikel Terkait
Toyota New Veloz Hybrid EV Resmi di Surabaya: Harga Mulai Rp 303 Juta, Ini Spesifikasi dan Keunggulannya!
Noel Bongkar Modus Jebak Pejabat: Purbaya Tinggal Sejengkal Lagi Masuk KPK!
17 Hari Tanpa Makan: Eksperimen Puasa Air Ekstrem & Perubahan Tubuh yang Mengejutkan!
DPR Bongkar Masalah Serius di Balik Program Makan Gratis: Dapur MBG Ternyata Belum Halal!