Adapun di level masyarakat, berbagai cara untuk meningkatkan kesadaran atas apa yang terjadi pada konflik tersebut dilakukan. Salah satunya dengan memboikot barang dan jasa dari perusahaan yang terafiliasi dengan Israel atau membantu mereka. Namun, JK menilai hal tersebut tak bakal mempan.
"Boikot tidak mempan, apa sih yang diboikot [dari] Israel? Barangnya juga tidak ada yang masuk, masuk itu dari negara lain," katanya.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menekankan pentingnya agar kekerasan dihentikan khususnya kepada masyarakat sipil.
Menurutnya, penghentian kekerasan penting untuk dilakukan agar pengiriman bantuan maupun proses evakuasi bisa terwujud. Persiapan terkait dengan butuhan itu, terang Retno, bahkan memiliki tantangannya tersendiri.
"Sekali lagi perjuangan kita tidak akan berhenti, jalannya masih sangat panjang, tapi kita akan berusaha semaksimal mungkin. Jadi saya kira itu, sikap pemerintah sudah jelas," kata Retno pada kesempatan yang sama.
Sumber: bisnis
Artikel Terkait
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M
Brigpol Arya Gugur Ditembak Saat Cegah Curanmor! Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Mencekam
Jakmania Wajib Baca! Alumni MBFA Bongkar Fakta di Balik Nasib Persija yang Kian Terpinggirkan