Bandara ini diproyeksikan menjadi bandara terbesar kedua di Indonesia setelah Bandara Internasional Soekarno Hatta di Jakarta, yang memiliki pasar potensial untuk pariwisata, umroh dan haji, kargo, serta aerocity.
Dalam pertemuan tersebut, Budi Karya bersama Suhail juga menjajaki peluang kerja sama antara maskapai Indonesia dan maskapai UEA. Adapun penjajakan dilakukan untuk membentuk perusahaan joint venture dalam rangka melayani pasar penerbangan domestik.
Sementara itu, Menteri Suhail menyatakan ketertarikannya untuk berinvestasi dan menjajaki peluang kerja sama dengan Indonesia, baik itu pada bidang transportasi darat, laut, udara, serta kereta api.
Seputar bandara Kertajati, pada 29 Oktober 2023 Bandara Kertajati resmi beroperasi dan penerbangan sipil dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung dialihkan ke Kertajati. Secara total ada 22 penerbangan dari dan menuju Bandara Kertajati yang dilayani oleh lima bandara yang dikelola perseroan.
Adapun kelima bandara tersebut, yakni Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali yang melayani 12 penerbangan, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan dengan empat penerbangan, serta Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru, Bandara Internasional Lombok, dan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar masing-masing dengan dua penerbangan.
Sumber: marketers
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras