Ia menilai antara PKS dan Anies memang punya hubungan baik. Hal itu terlihat sejak PKS mengusung Anies pada Pilkada DKI Jakarta 2017.
"Karena itu wajar ketika Anies muncul pada acara Milad PKS, para kadernya meneriakkan presiden. Ini artinya, kedekatan Anies dengan PKS tidak hanya pada elitenya tapi juga hingga akar rumput," kata Jamil kepada Polhukam.id.
Selain dengan PKS, Anies juga punya kedekatan historis dengan Nasdem. Sebab, Anies sebagai salah satu pendiri Nasdem saat masih jadi embrio berupa ormas.
"Jadi, PKS dan Nasdem sangat berpeluang mengusung Anies dalam pilpres 2024. Dua partai ini tampaknya tinggal menunggu waktu yang tepat untuk mengusung Anies," tegasnya.
Meski demikian, Jamil mengakui kalau dua partai tersebut belum cukup mengusung Anies. Mereka butuh satu partai lagi agar memenuhi ambang batas presiden.
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras