Ia menilai antara PKS dan Anies memang punya hubungan baik. Hal itu terlihat sejak PKS mengusung Anies pada Pilkada DKI Jakarta 2017.
"Karena itu wajar ketika Anies muncul pada acara Milad PKS, para kadernya meneriakkan presiden. Ini artinya, kedekatan Anies dengan PKS tidak hanya pada elitenya tapi juga hingga akar rumput," kata Jamil kepada Polhukam.id.
Selain dengan PKS, Anies juga punya kedekatan historis dengan Nasdem. Sebab, Anies sebagai salah satu pendiri Nasdem saat masih jadi embrio berupa ormas.
"Jadi, PKS dan Nasdem sangat berpeluang mengusung Anies dalam pilpres 2024. Dua partai ini tampaknya tinggal menunggu waktu yang tepat untuk mengusung Anies," tegasnya.
Meski demikian, Jamil mengakui kalau dua partai tersebut belum cukup mengusung Anies. Mereka butuh satu partai lagi agar memenuhi ambang batas presiden.
Artikel Terkait
Bareskrim Gerebek Markas Judol Internasional: 320 WNA Diringkus, Bos Masih Buron!
Wakil Ketua DPR Kritik Keras TNI Bubarkan Nobar Film Pesta Babi: Ini Pembungkaman Kebebasan Berekspresi!
Harga BBM Pertamina 11 Mei 2026: Daftar Terbaru Pertalite, Pertamax, Solar - Ada yang Naik Gila-gilaan!
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia