polhukam.id - Berdasarkan informasi yang diterima Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dugaan adanya suap ke sejumlah pejabat dari perusahaan Jerman.
Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron mengatakan pihaknya akan meneliti lebih detail informasi yang disampaikan Departemen Kehakiman AS.
"Tentunya kami juga komit dengan institusi dan penegak hukum di secara global. Tentu info tersebut nanti akan kami dalami dulu sumber informasinya," ujar Nurul Ghufron.
Baca Juga: Begini Respon Timnas AMIN Usai Pengancam Anies Baswedan Diringkus Polisi
Kata Ghufron, KPK bakal meneliti siapa pejabat yang dimaksud. Namun, tak disampaikan siapa mereka.
Situs pemerintahan Amerika Serikat hanya menyebut pejabat itu berasal dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI).
Baca Juga: Grand Krakatau Hotel Buka Lowongan Kerja Baru Januari 2024, Ini Posisi yang Sedang Kosong
Artikel Terkait
Pertamax 92 Bakal Naik? Ini Sinyal Resmi ESDM dan Penyebabnya!
Sultan Kemnaker Terkuak: Irvian Bobby Bongkar Asal Julukan Kontroversial dari Noel di Sidang KPK
Atlet MMA Hendrikus Rahayaan Tersangka Pembunuhan: Dendam, Uang Miliaran, dan Status Misterius di Instagram
Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara: Atlet MMA Jadi Pelaku, Motif Mengerikan Terungkap!